Kamis, 17 November 2011

Gong Penutupan CFW

0 komentar
Haaaiiii NCC’ers dan para pembaca yang tercintaaa…

Mulai dari saat Gong Chinese Food Week NCC didengungkan oleh Bu Fat, mulailah bertebaran resep-resep simple hingga yang sulit, berurai pula info-info bahan, kegunaan, hingga latar belakang cerita-cerita tentang chinese art dan tradisi-tradisi di balik makanan tersebut.

Kami sangat berbangga hati telah menjadi Host event ini, di belakang layar..di antara kesibukan kami sebagai Pegawai, Tukang Masak, Tukang Kuwe..kami tetap senang dan ceria mengatasi hiruk pikuknya jalur email resep ke CFW…
Dalam Red Blog ini (hai Shirl…cutest blog ever!) kami berhasil membukukan 302 resep, 6 artikel dan 5 info bahan. Kami jua menetapkan rekor penyetor resep paling buuuanyak adalah mbak Ina Kornie (9 resep) kemudian Lusmi (8 resep) ….Hebaaat pisan!

Keterlibatan para members NCC benar-benar patut di acungi jempol .. tiada duanya ! Love this milis…Semoga kita semua selalu bisa menjalin kebersamaan, amiin.

Terlepas dari segala keisengan dan keseriusan 3Funky Host selama event ini....kami memohon maaf bila ada 1 sdt atau 1 sdm ganjalan di hati members atas kesalahan kami... xie xie *menjura-pada-suhu-subo-kakak-dan-adik-seperguruan

Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Ibu Fatmah Bahalwan, Pak Wisnu Martono dan para Moderators, Citra tersayang yang mau mbantuin begadang untuk posting ke blog, para penyetor resep yang sangaaaaaat girang dengan “Red Badge” hasil karya mbak Ina Larizz…(hi Ina…your badge is very gorgeous !) ooow ... Termasuk Jenny Tanaka yg nyumbang tulisan "hao zhi" alias "enak" pada Badge CFW dan juga Ci’ Yuli Kuerumahan yang telah memberikan hadiah untuk
pemenang…(Ciiiiii…semoga sukses dan sehat selalu)….

So…event ini tidak akan berakhir sampai disini, cataaat bahwa yang berikutnya akan ada lagi event-event yang menyenangkan untuk di ikuti, karena kita hidup harus selalu bervariasi
seperti cap cay yang warna warni, penuh kreativitas…

Maka Gong kami dengungkan kembali sebagai penutup ……Goooooooong !!!

CFW secara resmi kami TUTUP!

Just rock on NCC, keep fighting in your kitchen..!!

Salam Kangen
3Funky Host
Nickejj, Shirley, Diyah
* Sampai jumpa lagi!

Rabu, 16 November 2011

CFW Punya Pemenang Looooo

0 komentar
Siang teman-teman NCC semua…..

Senang sekali Chinese Food Week NCC  terlewati dengan sangat riang dan suka cita, sebahagia nya kami yang terpilih jadi Host Funky oleh bu Fat tercintaa…

Kali ini 3Funky mau mengumumkan pemenang untuk “Penyetor Terbanyak” …pasti udah tau kaaannnn, Mbak Ina Kornie yang baik hatiiiii,  member kita yang berada di Australia, yang sudah bersusah payah tapi bersenang hati mengirimkan resep demi resep ke email kita…
Kontribusi nya untuk acara ini sungguh patut kami acungi jempol…
(ngacungin  jempol kita bertiga ..sambil senyam senyum). 
Sampai bingung kalau terima email dari mbak Ina…”waaa..asyiik ada lagi” “waaaa …asyik kirim lagiii”  haduuuuuh seru banget pokoknya…

Penyetor kedua,  Mbak Lusmi yang cantik… selain resep yang diajukan,  nilai plusnya adalah dengan menyelipkan wacana dan artikel untuk kesehatan,  saya dan Citra sempat bertemu dengannya langsung pada acara launching buku "Dari Gang III ke Mancanegara: Fatmah Bahalwan Enterpreneur”.

Untuk teman2 yang sudah ikut berpartisipasi…kami bertiga sangat berbahagia melihat ekspresi teman2 yang mengajukan resep… sungguh keterlibatan kalian tiada duanya…Keep fighting in the kitchen !!

Pemenang berhak mendapatkan suvenir keren yang disediakan oleh Yuli Kue Rumahan (xie xie, semoga rezekinya Kue Rumahan makin lancar ya Cik). Bagi yang menang mohon mengirimkan alamat pengiriman hadiah ke chinesefoodncc@gmail.com (cukup japri) beserta nomor telpon yang bisa dihubungi

Salam kangen
3funky
Nicke, Shirley, Diyah and Citra

Senin, 14 November 2011

Xiao Long Bao by Lany

2 komentar

Sajian penutup dalam event Chinese Food Week NCC ini dipersembahkan oleh Lany. Mata, pikiran dan lidah kita distimulasi oleh masakan yang terlihat sangat lezat. Alangkah sempurnanya pesta besar kita kali ini ya. Terima kasih Lany untuk menu penutupnya. (3Funky)

Dear Trio Funky CFW,

Mau lapor satu resep lagi buat CFW. Masih bisa kan? Xiao Long Bao ini salah satu menu favorit suami kalau sedang makan dimsum di restoran. Paling enak dimakan panas-panas, begitu digigit kaldunya langsung mengalir.

Karena ini percobaan pertama, masih belum bisa membentuk kulitnya dengan bagus. Kayaknya masih perlu banyak latihan nih... Biarpun kulitnya belum sempurna, tapi rasanya dijamin enak. Apalagi kalau disantap dengan cocolan cuka hitam dan irisan jahe. Slurrp...

Xiao Long Bao
Sumber: Majalah Sedap edisi 8/VIII/2007

Bahan kuah:
750 ml air
800 gram ceker ayam, memarkan
1 cm jahe, iris halus
1 sendok teh garam
1 batang daun bawang, potong-potong
1/2 sendok makan angciu (optional)
1/2 sendok teh merica bubuk
(note: aku tambah gelatin 1/2 sendok teh)

Bahan isi:
150 gram ayam giling
50 gram udang giling
1 sendok makan daung bawang, iris halus
1 cm jahe, cincang halus
1/2 sendok teh garam
2 sendok teh saus tiram
1/2 sendok teh gula pasir
1/4 sendok teh merica bubuk
1 sendok teh minyak wijen

Bahan kulit:
180 gram tepung terigu protein sedang
1/8 sendok teh garam
100 ml air panas
25 ml air dingin
1/2 sendok makan minyak goreng

Cara Membuat:
1. Kuah, rebus semua bahan kecuali angciu dengan api kecil sampai berkaldu.
2. Angkat ceker ayam. Potong-potong. Rebus lagi sampai mendidih. saring.
3. Tambahkan angciu. Rebus sampai mendidih (ukur 300 ml). Tuang ke
baskom. Dinginkan dalam lemari es sampai beku.
4. Potong-potong kecil puding kaldu.
5. Isi, aduk rata bahan isi dan bahan puding kaldu. Simpan dalam lemari es.
6. Kulit, seduh tepung terigu dan garam dalam air panas. Aduk dengan
sendok kayu.
7. Masukkan air dingin dan minyak goreng. Uleni sampai kalis. Diamkan 30 menit.
8. Bagi adonan menjadi 30 bagian. Giling tipis adonan sambil ditabur
tepung terigu. Cetak diameter 9 cm. Beri isi, tangkupkan kulit. Pilin
sambil diuntir bagian atasnya.
9. Kukus 6 menit dengan api sedang. Sajikan panas.

Salam,

Lany
http://kitchendeasobou.blogspot.com

Cakar Tulang Lunak by Diana Wuri

0 komentar
Wah resep yang ini bikin ngiler deh...memakai rempah-rempah, pasti sangat terasa sajian khas nya... (3funky)
Dear Para Hosts  yang baik hati,
Mumpung masih ada waktu, cepet-cepet deh setor resep semoga masih bisa mendapatkan badge nya yach...

Thanks,
Diana Wuri (Dina)

Cakar Tulang Lunak 
Resep: Diana Wuri

Bahan :
  • 2 kg (+ 60 potong)
  • 1 liter Air
  • 4 sdm Minyak Goreng utk menumis
Bumbu :
  • 100 gr Bawang Putih cincang halis
  • 2 bh    Bawang Bombay, iris tipis panjang
  • 100 ml Saus sambal
  • 50 ml   Saus Tiram
  • 100 ml  kecap manis
  • Garam secukupnya
  • 2 sdm Merica bubuk
  • 5 bh  Anis star atau pekak
  • 1 ruas jari  Kayu manis
  • 2 sdm  Minyak Wijen
  • Gula secukupnya
  • Kaldu secukupnya

Cara membuatnya :
  • Kupas kulit ari dan buang kuku cakar/kaki ayam cuci bersih dengan air mengalir
  • Goreng cakar dengan minyak panas sampai terendam minyak goreng dgn api besar spt berwarna kuning kecoklatan
  • Angkat lalu masukan dalam air es sampai terendam dan kelihatan kulitnya kering, tiriskan.
  • Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum
  • Masukkan bumbu lainnya, tumis sambil diaduk hingga harum. Masukkan air, cicipi rasanya sesuaikan dengan selera.
  • Tambahkan cakar/kaki ayam aduk hingga rata.
  • Tuang dalam panci presto dan masak selama 30 menit.
  • Angkat dan sajikan

Country Style Steamed Chicken by Alice

0 komentar
Laporan ini lama baru muncul di blog karena nyasar di spam. Nggak papa deh diunggah telat, anggap aja bonus lagu yaaaa hehe. Keluarga Alice suka sekali dengan menu yang satu ini karena dijamin sehat dan nikmat. Silakan tengokin cara membuatnya di bawah. (3Funky)

Halo Ibu Host…

Ini setoranku yang kedua, namanya Country Style Steamed Chicken. Masakan ini gampang banget bikinnya dan yang pasti enak banget, apalagi makan ama nasi panas, gak perlu lauk lain lagi. Keluargaku suka banget, dan feel good kalo makan ini karena ceritanya manu sehat gitu loh hihi…

Ini resepnya ya…

Country Style Steamed Chicken
Resep: Alice P

Bahan:
½ ayam, potong2
12 buah jamur shitake, rendam sampai empuk dan potong2
1 potong jahe sebesar ibu jari, gepuk2 sampai gepeng dan peras, ambil juice nya
4 sdt ki ci
15 kurma merah kering

Untuk bumbunya:
4 sdt saus tiram
2 sdt garam
2 sdt minyak wijen
½ sdt gula
1 sdt kecap asin
Merica secukupnya

Potongan daun bawang untuk taburan

Cara Membuat:
  • Campur ayam dengan bumbu
  • Masukkan kurma, ki ci, juice jahe dan jamur
  • Diamkan selama minimum 2jam
  • Kukus selama 20menit (api besar)
  • Sesuaikan rasa sebelum api dimatikan
  • Taburi potongan daun bawang sebelum disajikan
Selamat mencoba dan semoga suka!

Alice
www.iloveicookibake.blogspot.com

Jumat, 11 November 2011

Sarang Burung Walet - Sumber: Milis NCC

1 komentar
Sejak Lusmi mengirim resep minuman dari sarang burung walet, milis NCC diramaikan oleh berbagai pertanyaan seputar bahan makanan yang satu ini. Rupanya meskipun sarang burung walet sudah sangat tersohor, tidak banyak orang yang pernah mengkonsumsi atau sekedar melihatnya. Maklum saja, harga sarang burung walet mulai dari Rp 10juta hingga menyentuh Rp 30 juta per 1 kilogramnya (bergantung pada kebersihan dan kualitas). Sangat fantastis bukan.

Dengan seizin yang memberikan informasi, thread permbicaraan tersebut kami unggah ke blog ini. Semoga bisa memberikan wawasan bagi kita semua. (3Funky)

Photo credit: Theressa
===============

Lusmi (menjawab pertanyaan Intan):
Mba Intan,
Aku belinya di TTS (jaya abadi) petak sembilan glodok. Kemarin sekalian borong semua bahan cfw, dari saos, kaldu, bumbu, kecap, jamur, dll. Haisom, teripangn sarang burung juga jual, termasuk lo han kuo.
Ada yg japri tanya juga ttg lokasi dan harga bird nest ini, sekalian dijawab ya,
Harganya per ons berkisar 2jt - 2,8jt tergantung kualitas.
Yang dipakai hanya sarangnya saja, tapi kadang yang dijual masih ada bulu burung menempel (mempengaruhi harga jual).
Sarang burung ada dua macam: dikembangkan di rumah dan goa. Lalu dikategorikan lagi: ada yg tebal dan tipis, bentuk lempeng atau mangkuk/setengah bola, ada yg dipadatkan ke sampingnyaa atau tipis2.
Yang kemasan dan kualitas tinggi sering dijadikan buah tangan/oleh-oleh untuk kolega.
Kira2 begitu :) karena dulu semasa kerja, boss suka minta tolong dibelikan. Jadi tahu sedikit2 saja. Sekarang kalau mau beli tinggal bilang mau yang bersih untuk konsumsi sendiri. Beres. Hihihi...
Salam,
Lusmi

Catatan: Belinya satu kotak satu ons bisa untuk 20 mangkuk.

===============

Siska:
Hai mbak intan, mau membantu sedikit soal sarang burung.
Yg berbulu jelas lebih murah tapi ga murah2 banget juga. Tapi lebih enak beli yg sudah bersih. Dulu waktu hamil anak pertama, mertua beli yg masih ada sedikit bulu.. Duuhh... Nyabutin tuh bulu harus pake pinset + penerangan yang benar-benar terang + bantuan kuku jari + kulit yang tebal karna dibersihin nya dalam keadaan sarang burung tersebut direndam dan sudah lunak. Karna klo masih kaku gitu, susah banget.. Sejak saat itu, mertua ga mau lagi beli yang kotor dan yg masih ada bulunya itu disimpan saja sama mertua saking kapok pinggang pegaaaalll...


Semoga membantu ya mbak,
Siska

===============

Theressa:
Hehehehe iya jelas mahal harga yang bersih, kalau kualitas bagus bisa 2kali lipat, aku share aja yaa disini, dua orang kerja dari sarang burung kotor (ada bulu) sampai bersih 4hari cuma dapet 350gram kerjanya berdua, satunya bersihin, satunya membentuk, belum penyusutan berat dari bulu, karna sarang burung yg ada bulu itu kadang bukan hanya ada bulu, ada juga pecahan2 telur dari si burung walet dan pasir-pasir. That's why harganya agak jauh kotor dengan bersih.

Terus kalau untuk makan sendiri khasiatnya semua sama, kualitas mangkok, siku, flek, remukan, kaki. Bedanya hanya ditekstur dan "keindahan" saja. Kalau mangkok, siku n flek, dimasak secara tepat hasilnya akan seperti makan bihun, kalau remukan akan seperti makan bubur dan kalau kaki seperti makan tulang muda, dikukus berapa lama pun akan garing.

Orang asing lebih suka mangkok, karena teksturnya pas dan bentuknya bagus, kalau mau kasih orang dilihatnya pantas. Orang singapore dan hongkong anti dengan sarang burung yang flek, sebenarnya flek ini bukan karna burungnya sakit atau apa, tapi karna kelembaban didalam rumah burungnya yg kurang tepat. Tapi mereka yang uangnya pas2an ada juga yg beli flek, dan kalau mau makan fleknya digunting dulu lalu dibuang.

Oya,, kalau beli sarang burung yg sudah bersih, coba agak dicium, kalau baunya masih agak anyir atau amis, itu masih oke untuk dikonsumsi, tapi kalau bau itu telah hilang berarti kandungan H2O2 di sarangburung itu tinggi, yang asli tidak pakai H2O2 akan ada baunya, karna kalau mengkonsumsi yg mengandung H2O2, rasanya bukan jadi obat yah, malah akan menjadi penyakit, sebenarnya H2O2 ini boleh dikonsumsi dengan batas2 kewajaran, saya sendiri produknya sampai di"karantina" sama pemerintah hongkong, karna di china ketahuan ada yg mengandung nitrit terlalu tinggi, untung saja saya lolos, bukan bermaksud promosi, cuma share saja, bagaimana membedakan sarang burung yang asli dan tidak, karna orang membeli mahalkan utk kesehatan, bukan sebaliknya.

Saran saya, kalau memang untuk makan sendiri, rasanya cukup beli kualitas siku atau flek yang bersih karena khasiatnya benar2 sama, dan tidak ada pengaruh apapun, lain lagi kalau utk memberikan hadiah ya,, akan lebih enak dipandang kalau beli kualitas super atau kualitas satu. Sekian dri saya, maaf kalau kepanjangan. Tapi semoga bermanfaat untuk semua
Warm Regards,
Theressa


 ===============