Selasa, 08 November 2011

Tumis Buncis Udang Saos XO by Aurora Safitri

Dari resep ini kita dapet ilmu baru nih......hayuuk dicoba (3Funky)

Hi Trio Host Funky & NCC'ers smuaa...

Akhirnya berhasil juga posting pertama untuk NCC. Tadinya sih ragu sangatt,, maklum masih gaptek n gamas (gagap masak). Tapi ini event berharga yang pantang dilewatkan dong..
Idenya datang ketika blogwalking di blognya mba Alya. Penasaran ama resep Saus XO.
Tumisannya akyu combine-combine bahan yang kira-kira enak dan cantik di foto.
Setelah dipraktekin, ternyata saus XO ini wangi en sedep banget.. Jadi ketagihan dah..


Bahan:
150 gr    Buncis, iris serong
100 gr     Udang,  kupas, bumbui dengan perasan jeruk nipis dan 1/3 kaldu blok
50   gr     Paprika merah dan kuning
2  btr      Bawang merah, iris
1  btr      Bawang putih, iris
1,5  sdm Saus XO
Garam, gula

Cara:
-  Tumis bawang merah dan bawang putih
-  Masukkan paprika, tambahkan udang, tumis cepat,
-  Tambahkan saus XO, garam, gula
-  Masukkan buncis, tumis dengan api besar +/- 3 menit

HOMEMADE XO SAUCE
By: Alya's Kitchen
dapurgue.blogspot.com/2010/11/homemade-xo-sauce-revised.html
Bahan:
150 gr ebi kering
100 gr teri medan
200 gr bawang merah, cincang halus
200 gr bawang putih, cincang halus
15 buah cabe merah segar, giling halus
Cabe rawit secukupnya, cincang halus *boleh diskip kalo gak mau pedes*
1 sdt garam
2 sdt gula pasir
700 ml minyak salad
50 ml minyak wijen
Cara:
-       Giling ebi dan teri secara terpisah dengan dry mill hingga halus, sisihkan.
-       Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga agak kuning, masukin bawang merah dan cabe, masak dengan api sedang hingga matang.
-       Masukin garam, ebi dan teri yang telah dihaluskan, lanjutkan menumis dengan api kecil hingga semua bahan menjadi setengah kering, tidak ada lagi kandungan air yang terpercik di permukaan minyak.
-       Tambahkan minyak wijen, besarkan api beberapa saat sambil diaduk rata, matikan api.
-       Transfer ke botol2 kaca, diamkan hingga dingin & tutup rapat.

Note:
-       Untuk memudahkan, cincang masing2 bahan secara terpisah dengan chopper atau food processor
-       JANGAN menambahkan air saat memproses maupun memasak untuk menjaga keawetannya
-        Gunakan minyak yg memiliki titik beku rendah supaya gampang nyendoknya meski disimpan di kulkas. Contoh: minyak kedelai, minyak jagung, minyak canola
-       JANGAN gunakan minyak yang memiliki aroma khas seperti olive oil atau coconut oil. Minyak wijen ditambahkan untuk memperkuat karakter aroma oriental
-       Bisa digunakan untuk segala macam tumisan dan nasi goreng
-       Saat menyimpan sauce harus tergenang minyak, sebagai pengawet alami
-       Satu resep ini jadi sekitar 4 botol selai, total kurang lebih 1 kg
-       Bisa tahan 2 minggu di suhu ruang dan 2 bulan di kulkas.


Salam Hangat
Aurora Safitri,
Yang baru blajar masak n ngeblog
http://masakan-ummi.blogspot.com/

1 komentar:

The Syah Family mengatakan...

maaf newbie nih mba, maksudnya minyak salad itu minyak jagung, kedelai atau canola itu ya ?

Poskan Komentar